User Profile

McCollum Thygesen

Bio Statement Tak butuh ragu umroh bagi penderita diabetes, karena tak semua peserta umrah yang berangkat ke Mekkah mempunyai situasi fisik yang lumayan bagus serta prima. Sebagian ini biasanya disebabkan oleh elemen usia. Diabet maupun biasa dinamai juga dengan kencing manis bukanlah penyakit menular, melainkan lumayan membahayakan juga butuh diperhatikan, khususnya mereka yang bakal menjalankan ibadah haji serta umrah.

Terdapat beberapa poin yang perlu diperhatikan biar penderita diabetes dapat mengerjakan ibadah umroh di tanah suci dengan lancar.

Berbicara Pada Dokter
Sebelum pergi umrah hal semestinya yang perlu dilakukan bagi penyandang kencing manis adalah, melakukan konsultasi kepada dokter yang berkompeten untuk memeriksakan kandungan gula darah yang ada pada tubuh. https://www.hailogue.com/2019/07/wisata-sejarah-islam-di-makkah-dan-madinah.html Penyandang diabetes melitus lazimnya akan ditandai dengan kadar gula yang lumayan besar.

Jalankan Penanganan yang Paling Baik
Sakit kencing manis pada dasarnya tidak bisa pulih dengan seluruhnyatotal. Tetapi ada beberapa penanganan baik yang dapat mengurangi komplikasi dan kondisi yang berbahaya itu. Kondisi penderita kencing manis yang belum stabil dikhawatirkan bakal mengganggu kegiatan umroh dan haji, padahal kesibukan tersebut nyaris seluruhnya perlu kondisi fisik yang baik.

Jangan Dekati Tempat Terbuka
Untuk jamaah umroh yang telah ada di tanah suci, cara yang dapat diambil yaitu dengan menjauhi beberapa zona terbuka yang terkena paparan cahaya matahari dengan langsung. Hal tersebut guna mencegah serangan panas serta rasa yang kebas pada kaki yang dapat menimbulkan cidera.

Menjaga Konsumsi Kalori Tubuh
Sebagian kesibukan ibadah umroh akan memerlukan tenaga yang besar dan akan membuat para jamaah untuk mengonsumsi kalori dalam jumlah yang besar juga. Peserta umroh yang mempunyai penyakit kencing manis diwajibkan untuk memperhitungkan besarnya konsumsi kalori pada porsi makannya.

Bawa Obat
Kemudian, jangan sampai lupa untuk selalu membawa obat. Obat yang semestinya dibawa disarankan dalam jumlah yang lumayan guna memenuhi kebutuhan selama ada di Negara Arab Saudi dan ketika perjalanan. Apabila memungkinkan bawa cairan insulin dan letakkan pada daerah yang teduh.